TanggalApril 13, 2021

Rencana Konpers KLB di Hambalang Disebut Bentuk Frustasi dan Upaya Tutupi Malu

READ.ID – Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut rencana konferensi pers (Konpers) Kongres Luar Biasa (KLB) kubu Moeldoko di Hambalang siang ini adalah bentuk frustasi dan upaya menutupi rasa malu.

“Ini merupakan bentuk frustasi dan upaya menutupi rasa malu kepada peserta KLB abal-abal dan khalayak luas. Mereka mau mengalihkan isu dari rentetan kegagalan upaya kebohongan publik yang mereka lakukan selama dua minggu terahir,” kata Mahendra dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/3/2021).

Mahendra menuturkan, usai kongres, KLB akan segera memasukan berkas ke Kemenkumham. Faktanya, kata dia, butuh waktu lebih dari seminggu untuk mengajukan.

Kedua, laporan Marzuki Alie ke Bareskrim Polri, ditolak. Ketiga, laporan Moeldoko ke Polda Metro Jaya, juga ditolak. Terakhir, gugatan Marzuki Alie dan kawan-kawan ke PN, dicabut karena ketidakyakinan kbu KLB terhadap legal standing.

Partai Demokrat, jelas Mahendra, akan tetap fokus pada beberapa hal. Pertama, menunggu sikap Kemenkumham untuk menggugurkan permohonan gerombolan KLB abal-abal karena tidak memenuhi persyaratan hukum yang diatur dalam Permenkumham dan bertentangan dengan konstitusi Partai.

Kedua, menunggu hasil gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, terhadap Jhony Allen, Darmizal, Marzuki Alie, dan kawan-kawan, atas penggunaan atribut Partai Demokrat dan pelaksanaan KLB yang bertentangan dengan hukum.

“Kami mengajak publik untuk tidak terpengaruh atas upaya pengalihan isu yang dilakukan para pelaku begal politik. Mari kita selamatkan demokrasi dari para pelaku begal politik’ yang terus menebar fitnah dan hoaks,” ucapnya.

Para penggagas KLB Deli Serdang akan menggelar konpers di Hambalang Sport Center, Citereup, Bogor, Jawa Barat pada hari ini, Kamis, 25 Maret 2021.

(Aden/Read)