Saipul Jemput Solusi Krisis Irigasi, 18 Titik JIAT Diperjuangkan ke Pusat

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada pembiayaan pembangunan infrastruktur melalui APBD Kabupaten, APBD Provinsi, maupun APBN, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui konsultasi dan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Air Tanah dan Air Baku. Bupati Saipul diterima langsung oleh Direktur Air Tanah dan Air Baku, Dr. Mohammad Firman, S.T., M.T., di ruang kerjanya, Gedung Sumber Daya Air, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati Saipul memaparkan berbagai persoalan yang dihadapi petani di Kabupaten Pohuwato, terutama terkait sulitnya memperoleh pasokan air irigasi. Menurutnya, sedimentasi yang terus menumpuk di saluran irigasi menyebabkan aliran air tidak optimal mengairi areal persawahan.

Kondisi tersebut semakin berat saat musim kemarau, ketika debit air menurun drastis sehingga pembagian air irigasi tidak mencukupi. Dampaknya, masa tanam maupun panen petani kerap mengalami keterlambatan yang berpengaruh terhadap produktivitas pertanian.

“Bagi kami, persoalan air irigasi bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi menyangkut keberlangsungan produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Karena itu, kami datang langsung ke Kementerian PUPR untuk memperjuangkan solusi yang lebih permanen melalui pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (), sehingga petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada saluran irigasi permukaan,”ungkapnya

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pohuwato telah mengusulkan 16 titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang telah terinput dalam Aplikasi SIPURI dan siap ditindaklanjuti. Usulan tersebut berada di Daerah Irigasi (DI) Taluduyunu yang mencakup Kecamatan Buntulia, Duhiadaa, dan Patilanggio dengan sebaran yang disesuaikan berdasarkan luas daerah irigasi.

Selain itu, juga mengusulkan dua titik tambahan JIAT, masing-masing di Daerah Irigasi Molosifat, Kecamatan Popayato Barat, dan Daerah Irigasi Bunuyo, Kecamatan Paguat, untuk diakomodasi melalui APBN Perubahan maupun APBN Tahun Anggaran 2027. Dengan demikian, total usulan pembangunan JIAT yang diperjuangkan mencapai 18 titik

“Perkiraan kebutuhan anggaran untuk satu titik bor JIAT sekitar Rp1,5 miliar, dengan kemampuan mengairi lahan sawah secara berkelanjutan seluas 3 hingga 5 hektare. Kami berharap usulan ini mendapat dukungan pemerintah pusat karena manfaatnya akan sangat dirasakan langsung oleh masyarakat petani,”tuturnya

Menanggapi penyampaian tersebut, Direktur Air Tanah dan Air Baku, Dr. Mohammad Firman, S.T., M.T., menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Pohuwato. Ia menegaskan bahwa seluruh usulan yang telah masuk melalui mekanisme perencanaan akan dipelajari dan diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Pohuwato yang datang langsung menyampaikan kebutuhan daerah. Seluruh usulan yang telah terinput dalam sistem akan kami tindak lanjuti sesuai mekanisme dan ketersediaan anggaran. Pada prinsipnya, kami mendukung upaya penyediaan air baku dan irigasi air tanah sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian, terutama di wilayah yang kerap mengalami kekurangan air,” ujar Mohammad Firman yang juga merupakan mantan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan.

Bupati Saipul berharap Direktorat Air Tanah dan Air Baku Kementerian PUPR dapat memberikan dukungan penuh agar usulan pembangunan JIAT di Kabupaten Pohuwato segera direalisasikan.

Menurutnya, program tersebut akan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan kekurangan air irigasi, terutama di Daerah Irigasi Molosifat, Kecamatan Popayato Barat, dan Daerah Irigasi Bunuyo, Kecamatan Paguat. Dengan tersedianya sumber air yang lebih andal, produktivitas pertanian diharapkan meningkat, sekaligus mendorong kesejahteraan petani di Kabupaten Pohuwato.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60