READ.ID – TNI mengerahkan pasukan penerjun khusus untuk membantu penanganan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dalam keterangannya di Riau, Senin, mengatakan pasukan tersebut merupakan bagian dari Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB).
“Kami sudah siapkan penerjun-penerjun terbaik untuk melaksanakan free fall di daerah-daerah tertentu untuk dapat langsung on the spot memadamkan api,” kata Agus.
Ia menjelaskan teknik terjun bebas digunakan agar personel dapat mencapai titik kebakaran dengan cepat, terutama wilayah yang sulit diakses melalui jalur darat.
Dalam pelaksanaan tugas, tim khusus tersebut dilengkapi alat pelindung diri dan kemampuan menghadapi berbagai kondisi medan.
Selain terjun bebas, personel TNI disiapkan dengan teknik lain, di antaranya rappelling dengan perlengkapan tertentu serta penggunaan paramotor untuk menjangkau wilayah yang sulit didatangi kendaraan.
Agus mengatakan personel penerjun dari berbagai unsur telah dikumpulkan untuk mendukung operasi penanganan karhutla.
“Kami dari pusat untuk penerjun-penerjun free fall kita kumpulkan di sini,” ujarnya.
Ia menambahkan pengerahan kemampuan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI mempercepat penanganan karhutla melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait.
Menurut Agus, kemampuan personel, satuan, serta alat utama sistem persenjataan (alutsista) terus dioptimalkan untuk membantu masyarakat, melindungi wilayah terdampak, dan mencegah meluasnya kebakaran.
Dalam rapat penanganan karhutla di Riau, Presiden Prabowo Subianto memantau kesiapan tim yang dikerahkan untuk mendukung operasi penanggulangan karhutla.
“Sudah ada tim di sini?” tanya Presiden Prabowo.
“Siap, ada Tim Alfa yang sudah kami siapkan,” jawab Agus.
“Oke, bagus,” kata Presiden Prabowo.
Presiden memberikan perhatian terhadap penggunaan kemampuan penerjun khusus untuk membantu penanggulangan karhutla, termasuk dalam misi kemanusiaan dan distribusi air.
“Ini saya kira pertama kali ya kita melakukannya dalam sejarah. Bagus!” ujar Prabowo.
Prabowo menekankan kemampuan pasukan khusus dan penerjun TNI perlu dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, terutama ketika negara menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat.
“Tapi ini sekarang kita pakai untuk bantuan air. Baik, bagus,” lanjutnya.
Dengan kemampuan tersebut, personel diharapkan dapat bergerak lebih cepat menuju wilayah terdampak, terutama lokasi yang memiliki kendala akses darat dan medan berat.












